Undangan Lepas Isya
Hai, Dinda. Juli akan segera belakhir. Aku menunggu hujan turun lagi. Bulan ini hanya tiga kali. Setidaknya sebelum dia pergi berlalu turun lah sekali lagi agar genap hitunganku. Tentang hitung-menghitung, hari ini adalah minggu ketiga salat Jumat tak digelar. Pandemi masih belum berhenti. Dibanding beberapa waktu lalu, situasi saat ini berangsur membaik kata penyiar-penyiar dalam berita. Oh iya! Hampir terlupa tujuanku mengirimimu surat ini. Dinda, dua malam lalu aku yang akan pulang selepas sholat magrib tiba-tiba dicegat sesorang di gerbang masjid. Setelah mengamati, aku mengenalinya. Dia penjaga parkir depan masjid. Dari seberang jalan ia memberiku isyarat untuk menghampiri. Melihat itu aku memelankan langkah dan menunggunya di seberang. "Bang, itu tentang beasiswa itu yang abang pernah cerita ke saya gimana, Bang?" tanyanya langsung. Saya yang masih belum menangkap arah pembicaraan ini terus bertanya, "Gimana, Bang?" "Gini, Bang. Anak kakak saya kan lul...