Hujan Kita
Halo Dinda! Di sini sedang hujan. Agak lebat dan mungkin akan belangsung sampai larut malam. Sudah hampir dua minggu ini Jakarta selalu mendung pagi dan petang. Sesekali saja hari cerah, namun kebanyakan tak bertahan lama sebab matahari kembali dihalang pasukan awan tebal. Jelas musim hujan telah tiba di sini. Lalu, bagaimana di sana, Dinda? Dinda, kata orang-orang hujan selalu tak datang sendirian. Ia datang bersama teman bernama rindu dan kenangan. Bunyi hujan yang menyentuh benda-benda bumi meresonansikan peristiwa yang lama mengambang di langit-langit ruang ingatan. Kata orang pula hujan punya aroma. Tak dapat digambarkan, tapi konon bau hujan dapat sempurna mengangkut rasa terpendam muncul ke permukaan. Lembab udara mendekap hati yang sesak oleh rindu lalu tak jarang membuat genangan di sudut mata atau simpul senyum yang kemudian dinikmati sendiri. Lalu, bagaimana denganmu, Dinda? Omong-omong soal hujan, aku sendiri punya kesan. Bagiku hujan tak selalu mengh...