Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Nyala Cinta

Gambar
Dinda, tahukah kau kalau cinta itu punya dua muka? Selain mendatangkan bahagia, cinta pula adalah penyebab bahaya.  Dinda, cinta itu api yang menyala-nyala di dalam dada. Karena itu, seorang yang hidup api cintanya akan bangkit dan semangat. Tapi api tetaplah api. Ia tak boleh dibiarkan mengatur sendiri. Tak boleh lepas dinyalakan lalu ditinggal pergi. Si Penyala harus mengatur besar-kecilnya. Atau kalau tidak, ia akan membakar semua; tak peduli apa dan siapa. Api tak berhitung untung-rugi. Penyala lah yang mengukur semua. Sebab itu, dalam peristiwa api membakar rumah, api tak didaulat sebagai pelaku, melainkan Si Penyala yang bersalah.  Dinda, takar api cinta itu dengan kadarnya. Sesuaikan cara menggunakannya. Api yang dinyalakan terlalu besar, terangnya tak dapat dipakai buat melihat. Ia menyilaukan mata. Barangkali itulah pula mengapa orang-orang lazim menyebut "cinta itu buta". Cinta yang terlalu menyala terang akan membutakan pemiliknya; tak lagi jelas baginya datar dan ...

Agar Berbagi

Hai, Dinda! Apa kabarmu? Semoga kau baik-baik saja. Dinda, Aku hendak bertanya sesuatu padamu. Apa yang terasa di dadamu kala berpapasan dengan seorang anak miskin di pinggir jalan yang kau lalui? Adakah hatimu bergetar kasihan padanya? Adakah kau memberikan sesuatu dari apa yang kau miliki? Adakah kau mengucap kalimat-kalimat baik agar bebannya diringankan? Adakah kau pernah menangisi mereka? Jika pernah, itu tanda hatimu hati yang lembut dan tak ada yang lebih baik dari itu. Dinda, jika kau hidup berkecukupan saat ini dan punya kehidupan yang baik maka bagilah sebagian milikmu itu pada mereka yang kekurangan. Berbagi bukan soal banyak-sedikit. Berbagi itu tentang kemenangan hati dari penyakit pelit. Tak semua sanggup sekalipun ada banyak yang dimiliki dan tak tertampung lagi dalam genggaman sendiri. Berbagi itu soal rasa bukan soal angka. Banyak pun jumlah yang dipunya tak menjamin seorang rela berbagi bila tak jukup punya rasa iba. Rasa iba adalah tanda hati yang lembut, Dinda. Dind...