Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Rupanya Pahlawan Itu Nyata

Dinda, selamat malam. Maaf membangunkanmu malam-malam. Tapi aku punya cerita dan bermaksud berbagi denganmu. Aku baru saja menyimak satu diskusi. Ya, malam-malam begini. Temanya tentang korupsi dan masa depannya. Ceritanya, korupsi akan bertambah parah sebab pemburunya terancam bahaya. Hampir 90 menit dua orang pembica bergantian menyampaikan pandangan. Luar biasa. Bahaya yang diberitakan media selama hampir 2 bulan ini ternyata benar adanya, pemburu korupsi dalam bahaya.  Diskusi diawali dengan kalimat-kalimat putus asa, seolah semua tak ada jalan untuk selamat. Tapi siapa sangka, sungguh Allah maha baik. Diselipkannya dalam dada pemburu itu kekuatan untuk melawan. Meski sulit menang, tapi keberaniannya menginspirasi seisi ruangan untuk pula berani berbuat. Dia sebut, "setidaknya dengan doa, itu telah cukup. Semoga Tuhan memenangkan kewarasan akal sehat." Aku rasa malam ini sudah melihat pahlawan. Aku melihat ksatria pembela kebenaran itu nyata adanya, di zaman begini. Mulai...

Wanita, Sekolah, dan Ibu Rumah Tangga

Dinda, kamu sibuk? Kalau sudah luang, kau boleh baca surat ini.  Beberapa waktu lalu, aku berbincang dengan seorang kawan. Semulanya kami membahas lain, namun di ujung perjumpaan membincangkan soal wanita dan peranannya. Pada akhirnya kami sepakat pada satu titik. Sengaja ku ringkaskan untukmu agar kalau sempat dapat kau baca. Itu dimulai dengan pertanyaan, " Lantas, apakah salah jika di masa ini wanita hanya menjadi ibu rumah tangga? " Pertanyaan itu keliru dan perlu diluruskan. Menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan juga dan itu tidak dapat disebut ‘hanya’. Ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang berat dan perlu hati untuk ditetapi. Luarannya juga tidak sepadan disandingkan dengan kata keterangan ‘hanya’, sebab dari pekerjaan itu ditentukan arah jalan hidup anak-anak dan segenap anggota keluarga lainnya. Pertanyaan itu juga tidak boleh dijawab keliru. Menjadi ibu rumah tangga sama sekali bukan keputusan yang buruk dan patut ditempatkan sebagai pilihan terpaksa sebab tak a...