Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Tak Banyak Mengeluh

Pagi Dinda, Saat ini aku tengah jeda dari rutinitasku hampir satu tahun belakangan ini. Apalagi kalau bukan "nesis". Eh, sedikit lagi tuntas loh. Minggu depan sesuai rencana, dan kalau rencana itu berjalan sesuai rencana, aku akan ujian. Tak sabar rasanya membagi tahu dunia tentang apa yang telah kutemukan. Entah kenapa bagiku tesis ini macam masterpiece  dalam sejarah belajarku. Kita lihat nanti apakah demikian juga menurut para penguji. Sebenarnya masih banyak yang ingin kuceritakan soal ini, tapi nanti saja kalau sudah ujian. Eh, beberapa hari lalu ada temanku yang bertanya tentangmu. Aku tak memberinya sepotong wajah, tapi kujawab, "dia tak banyak mengeluh". Kapan-kapan kukenalkan kau pada temanku itu.

Ruang Baru

Hai Dinda, Ini ruang baru kita. Belum tertata rapi, tapi akan kukerjakan perlahan agar nyaman ditinggali.  Sekarang pagi hari di sini. Udara sedikit dingin. Kurasa akan turun hujan. Bagaimana kabarmu di sana? Apakah semuanya baik-baik saja? Semoga demikian. Kalaupun tidak, kau selalu punya Tuhan untuk mencari harapan dan pertolongan. Dinda, di awal tahun ini aku tiba-tiba ingat seseorang. Putri namanya. Sempat beberapa hari lalu kuberitahu kau tentangnya. Ia mengambil peran tentang terhubungnya kita. Aku ingat suatu hari tak sengaja mampir ke tempatnya. Ia tengah pergi, namun ruangannya tak kosong. Bercampur di sana cerita dan puisi. Kubaca lembar demi lembar dan dapat kurasai apa yang ia rasa serta kudapati baris kata itu ternyata bernada. Sejak itu aku sering berkunjung. Ia tak tahu bahkan hingga hari ini.  Kini aku pula telah punya ruangan sendiri. Meskipun tak semacam miliknya yang sudah tentu lebih indah, tapi aku telah punya sendiri, ruang ini. ...